Bukan sepatu sekolah
Rasa dingin masih menyelimuti
suasana pagi hari. Tetesan embun membasahi bunga-bunga yang berada tepat
disamping rumahku. Rasanya enggan sekali untuk bangun. Tetapi mengingat hari
ini bukan hari libur sekolah, dengan terpaksa aku beranjak dari tidur dan
langsung pergi mandi.
Setelah beberapa menit di kamar
mandi, aku langsung keluardan menuju ke kamar. Setelah kubuka pintu kamar, aku
langsung dikagetkan dengan jam dinding yang tergantung di atas kamarku
menunjukkan angka 06.57. “Hah…!!” kataku kaget sambil melototkan mata. “waduh
gimana nih?” Aku panic sendiri di kamar, karna kedua orang tuaku sedang ke luar
kota.
Setelah beberapa menit menyiapkan
diri dengan secepat kilat, aku pun bergegas berangkat ke sekolah. Karna tidak
ada yang mengantar aku terpaksa naik angkot. Di dalam angkot aku mendapat
keanehan dengan para penumpang, yang melihatku dengan senyuman-senyuman yang
tidak mengenakkan. Tapi aku cuek aja.
Sesampainya di sekolah aku langsung
menuju ke kelasku. Aku mengetuk pintu
“Assalamu’alaikum”..”Wa’alaikumsalam”..jawab bu guru yang sedang mengajar di
kelasku. Aku pun masuk. Pada saat baru satu langkah,tiba-tiba teman-temanku
terbahak-bahak. “Hey, tadi pagi rumah kamu mati lampu ya…?”kata temanku yang
sedang menatapku. “Sudah-sudah!!” perintah bu guru yang mencoba menenangkan
suasana kelas. “Bu, maaf saya terlambat…” kataku kepada bu guru. “Ya, tapi
jangan diulangi lagi ya”. Kabu guru. “Bu maaf apa ada yang salah dengan
penampilan saya?” tanyakunkebingungan. “Apa kamu tidak sadar? Coba kamu lihat
apa yang kamu pakai di kakimu….” Jawabnya yang mencoba menjelaskan. Langsung
kulihat kakiku. Dan ternyata tanpa kusadari, aku dari rumah hanya memakai
sandal tidurku yang berhias bulu-bulu lembut. “Hah..!!” kataku dengan ekspresi
kaget. Dengan rasa malu, aku menuju tempat dudukku. Teman-temanku masih
menertawaiku lagi. “Kapok deh,,” kata teman-temanku. Aku berkata dalam hati
“Besok lagi aku harus bener-bener teliti dengan penampilanku sebelum masuk
sekolah”.Tamat
No comments:
Post a Comment