Sang Penjaga cinta
Andaikan hujan mampu mengikis cintaku
Kan ku payungi cintaku tuk menjaganya
Andaikan sinar matahari mampu menyilaukan hatiku
Kan selalu ada payung yang menjagaku
Doaku ibarat sebuah payung
Sebagai penolongku sekaligus penjagaku
Menuju kesetiaan cinta nan haqiqi
Diriku bak tembok baja nan kokoh
Tak akan ada yang mampu menembus hatiku
Karena hanya cintanyalah yang dapat menembusku
Yang tak lain, kaulah permataku
Kaulah cinta sejatiku
Di malam yang sunyi ini
Saat diriku bosan menghadapi masalahku
Kutuliskan sebuah puisi untukmu
Duhai pendampingku
Aku bukanlah seorang kahlil Gibran
Sang pemuja cinta
Sang penyair cinta
Di balik tulisan tangannya
Ia menafikan
cinta
Tapi diriku
beda
Akulah sang
penggembala cinta
Kujaga setiap
cinta yang ada
Bahkan ketika
cinta itu mulai hilang
Kuaktifkan
radarku tuk temukan cintamu
Cintamu seperti
tawanan dalam penjara
Penjara cinta
di kuil hatiku
Berharap cinta
ini nyata
Dan tak akan
pernah sirna
Bersamamu,
duhai mutiaraku
Duhai
pendampingku
(muhammad usman)
(muhammad usman)
No comments:
Post a Comment